TAHAPAN MENERAPKAN PROTOKOL PENANGANAN VIRUS CORONA

Senin, 30 Maret 2020

| | | 0 komentar
MATERI PEMBELAJARAN IPA
PERTEMUAN MINGGU KE – 3

A.    tahapan  menerapkan protokol penanganan virus Corona
Protokol kesehatan ini menjelaskan alur penanganan virus corona agar tidak ada lagi kebingungan atau ketidakpastian. Protokol yang melibatkan seluruh kementerian dan lembaga pemerintahan saat pembuatannya tersebut menjadi acuan bagi masyarakat untuk mendapatkan pelayanan terbaik, terutama jika kita, teman, atau keluarga mengalami gelaja virus corona;
Melansir dari sehatnegeriku.kemenkes.go.id, berikut isi protokol kesehatan penanganan virus corona atau Covid-19 tertanda Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat drg. Widyawati, MKM; 
Melansir dari sehatnegeriku.kemenkes.go.id, berikut isi protokol kesehatan penanganan virus corona atau Covid-19;
1. Jika merasa tidak sehat
Jika kamu mendapati demam lebih dari 38°C serta batuk, pilek, dan nyeri tenggorokan, minumlah air dengan cukup. Jika tak kunjung membaik dan disertai kesulitan bernapas (sesak atau napas sesak) segera berobat ke fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes).
Yang harus dilakukan saat berobat ke fasyankes; menggunakan masker, jika tidak ada masker, ikuti etika batuk atau bersin yang benar dengan menutup mulut dan hidung dengan tisu atay lengan atas bagian dalam, dan tidak menggunakan transportasi massal.
2. Tenaga kesehatan (nakes) di fasyankes akan melakukan screening pasien dalam pengawasan COVID-19:
- Jika memenuhi kriteria Pasien dalam Pengawasan (PDP) COVID-19, kamu akan dirujuk ke salah satu RS rujukan.
- Jika tidak memenuhi kriteria PDP COVID-19, maka kamu akan dirawat inap atau rawat jalan tergantung diagnosa dan keputusan dokter fasyankes.
3. Jika akan diantar ke RS rujukan menggunakan ambulans fasyankes didampingi oleh nakes yang menggunakan Alat Pelindung Diri (APD).
4. Di RS rujukan, bagi kamu yang memenuhi kriteria PDP COVID-19 akan dilakukan pengambilan spesimen untuk pemeriksaan laboratorium dan dirawat di ruang isolasi.
5. Spesimen akan dikirim ke Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Jakarta.
Hasil pemeriksaan pertama akan keluar dalam waktu 1 x 24 jam setelah spesimen diterima.
- Jika hasilnya positif : I. maka kamu akan dinyatakan sebagai kasus konfirmasi COVID-19. II. Sampel akan diambil setiap hari. III. kamu akan dikeluarkan dari ruang isolasi jika pemeriksaan sampel 2 (dua) kali berturut-turut hasilnya negatif.
- Jika hasilnya negatif, Kamu akan dirawat sesuai dengan penyebab penyakit.

Jika kamu sehat, tapi…

1. Ada riwayat perjalanan 14 hari yang lalu ke negara dengan transmisi lokal COVID-19, lakukan self monitoring melalui pemeriksaan suhu tubuh 2 kali. Jika muncul demam lebih dari 38°C atau gejala pernapasan seperti batuk/ pilek/nyeri tenggorokan/sesak napas segeralah periksakan ke fasyankes.
2. Merasa pernah kontak dengan kasus konfirmasi COVID-19, segeralah melapor ke petugas kesehatan dan periksakan diri ke fasyankes. Untuk selanjutnya, kamu akan diperiksa spesimennya.
B. menanggapi secara bijak saat ada stigma di masyarakat tentang virus corona
Hanya dengan mengedukasi mayarakat tentang bahaya dan cara pencegahan terhadap virus corona akan secara perlahan dapat mematahkan stigma tersebut.
Ajakan atau cara persuasif secara masif akan menyadarkan seluruh elemen masyarakat, baik di kota ataupun di desa. Semua dilibatkan mulai para artis, selebgram, pejabat, dan tokoh masyarakat.
Kita sebagai orang yang sudah cukup mengerti tentang bahaya ini, juga dapat melakukan:
  • Mulai melakukan pencegangan terhadap diri sendiri
  • Mengingatkan anggota keluarga terdekat untuk mengikuti anjuran pemerintah tentang perilaku pencegahan penyebaran virus
  • Membantu menjelaskan kepada mereka tentang masalah ini dengan bahasa yang mudah dimengerti termasuk gejala penyebaran yang umum, seperti:
    • Demam
    • Flu
    • Penah bepergian ke luar negeri (khusus china/ wuhan)
    • Pernah kontak langsung dengan mereka yang pernah ke luar negeri
  • Memberikan info terkait pencegangan, yaitu:
    • menjaga jarak (social distancing)
    • mencuci tangan dengan sabun
    • mengurangi aktivitas di luar rumah.
Dimulai dari kita, bantu pemerintah perangi korona dengan melawan stigma yang berdedar di masyarakat
A.    Cara Penanganan Virus Corona Jika Anda Sakit dan Mengalami Gejala COVID-19
Berikut mengenai cara penanganan virus corona jika anda sakit dan mengalami gejala dari CDC (Centers for Disease Control and Prevention):

1.      Tetap di Rumah

Cara penanganan yang pertama bagi Anda yang mengalami sakit atau gejala ringan COVID-19 dapat pulih di rumah. Hindari keluar rumah, kecuali untuk mendapatkan perawatan medis.
Selain itu, hindari mengunjungi tempat umum dan berkerumunnya orang-orang. Tetap berkomunikasi dengan dokter Anda, dan hubungi sebelum Anda mendapatkan perawatan medis.
Pastikan untuk mendapatkan perawatan apabila Anda merasa lebih buruk atau Anda pikir ini parah dari sebelumnya, seperti napas setengah-setengah dalam waktu lama atau kepala pusing seperti semuanya berputar.

2.      Hindari Transportasi Umum

Hindari menggunakan transportasi umum, berbagi perjalanan dengan orang lain, atau taksi. Menggunakan transportasi umum yang dipenuhi banyak orang, bisa memicu mereka untuk tertular. Bagi Anda yang merasa sakit ringan, sebainya banyak istirahat di rumah.
3.      Jaga Jarak dengan Anggota Keluarga
Cara penanganan virus corona bila Anda merasakan gejala ringannya, pastikan untuk menjaga jarak dengan anggota keluarga lain supaya tidak tertular.
Gunakan kamar tidur sendiri, serta jika tersedia dan memungkikan menggunakan kamar mandi terpisah.

4.      Batasi Kontak dengan Hewan Peliharaan

Cara penanganan selanjutnya, membatasi kontak dengan hewan peliharaan dan hewan lain. Meskipun belum ada laporan tentang hewan peliharaan atau hewan lain yang sakit dengan COVID-19.
Masih disarankan oleh para ahli supaya orang dengan gejala virus corona membatasi kontak dengan hewan sampai hasil penelitian secara pasti disampaikan.
Jika memungkinkan, mintalah anggota keluarga lain yang merawat hewan peliharaan saat Anda sakit COVID-19.
Apabila Anda harus merawat hewan peliharaan, pastikan untuk mencuci tangan sebelum dan setelah Anda berinteraksi dengan mereka. Pantau selalu informasi mengenai COVID-19 dan hewan untuk lebih lanjut.

5.      Hubungi Dokter Sebelum Mengunjungi

Menghubungi kantor dokter Anda atau departemen darurat, serta memberi tahu mereka bahwa Anda memiliki atau mungkin memiliki COVID-19. Hal ini akan membantu kantor melindungi diri mereka sendiri dan pasien lain.
6.      Gunakan Masker Saat Sakit
Cara penanganan virus corona jika Anda sakit berikutnya, gunakanlah masker di sekitar orang lain dan sebelum Anda memasuki wilayah penyedia layanan kesehatan.
Bagi anggota keluarga atau perawat yang mengasuh Anda selama sakit tersebut, sarankan dia untuk menggunakan masker.

7.      Tutup Saat Bersin dan Batuk

Cara penangan jika Anda sakit selanjutnya selalu menutup hidung dan mulut dengan tisu atau tangan, saat bersin maupun batuk. Jangan biarkan cairan dari dalam yang mungkin bersama virus dan sel aktif menempel di permukaan.
Kemudian buang tisu bekas bersin tadi dalam tempat sampah, dan cuci bersih tangan menggunakan sabun dan air. Jika tidak ada, gunakan cairan berbasis alkohol minimal 70 persen atau hand sanitizer.
8.      Sering Cuci Tangan dan Hindari Menyentuh Wajah
Cara penanganan jika Anda merasa sakit dan gejala COVID-19 dengan sesering mungkin mencuci tangan dengan waktu sekitar 20 detik. Kemudian hindari menyentuh wajah, terutama hidung, mata, dan mulut menggunakan tangan yang kotor.

9.      Tidak Berbagi Benda

Jangan berbagi piring, cangkir, gelas, peralatan makan, handuk, serta tempat tidur dengan anggota keluarga di rumah. Segera cuci bersih setiap barang yang telah Anda gunakan dengan sabun dan air.
10.  Gunakan Desinfektan pada Permukaan Sentuhan Tinggi
Cara penanganan jika Anda mungkin sakit COVID-19 atau positif virus corona, dengan melakukan sterilisasi di rumah. bagi pengasuh atau anggota keluarga untuk segera semprot desinfektan kamar mandi yang baru saja Anda gunakan.
Pada waktu tertentu, semprot pula desinfektan di kamar tidur Anda. Permukaan dengan sentuhan tinggi yang perlu dibersihkan pula, seperti telepon, remote control, handphone, meja, gagang pintu, perlengkapan kamar mandi, toilet, keyboard, tablet, dan meja samping tempat tidur.

11.  Memantau Gejala Diri Sendiri

Segera cari perawatan medis jika penyakit Anda memburuk, misalkan jika Anda kesulitan bernapas. Hubungi dulu dokter yang bersangkutan dan beri tahu mereka gejala Anda.
Kenakan masker muka sebelum Anda masuk, serta menjaga jarak dengan orang lain di rumah sakit setidaknya 6 kaki atau 2 meter. Ikuti instruksi perawatan dari penyedia layanan kesehatan Anda dan departemen kesehatan setempat.

12.  Mulai Menghentikan Isolasi di Rumah

Cara penanganan jika Anda merasa mungkin menderita COVID-19 yang telah tinggal di rumah (terisolasi di rumah) dapat menghentikan isolasi. Jika Anda tidak akan menjalani tes untuk menentukan apakah Anda masih menular, boleh meninggalkan rumah dengan syarat :
  • Tidak demam selama setidaknya 72 jam, yakni tiga hari penuh tanpa demam dan tidak menggunakan obat yang mengurangi demam.
  • Gejala lain telah membaik, seperti batuk atau sesak napas Anda tidak kambuh.
  • Sudah 1 hingga 2 minggu tidak sakit sejak merasakan gejala pertama kali.
  • Menerima dua tes negatif berturut-turut, terpisah 24 jam, jika memungkinkan dari dokter.

13.  Tidak Konsumsi Ibuprofen

Sebagai tambahan dalam cara penanganan virus corona jika Anda sakit, melansir dari health.harvard.edu, WHO menyarankan agar tidak menggunakan ibuprofen (Motrin, Advil, banyak versi generik) untuk gejala COVID-19.
Meskipun masih pengamatan dan belum ada studi ilmiah, saat ini tampaknya lebih bijaksana untuk menggunakan acetaminophen. Guna membantu mengurangi demam dan rasa sakit, nyeri yang berkaitan dengan infeksi virus corona.
Itulah beberapa cara penanganan virus corona jika anda sakit dan mengalami gejala COVID-19. Bijak dalam menangkan berbagai informasi dan menjaga kesehatan anggota keluarga di rumah. Semoga bermanfaat.
Sumber : https://today.line.me/id/pc/article/13+Cara+Penanganan+Virus+Corona+Jika+Anda+Sakit+dan+Mengalami+Gejala+COVID+19-9ewGwx


Setelah membaca Teks di atas kemudian kalian membuat :
A.    Rancanglah media informasi sederhana tentang tahapan  menerapkan protokol penanganan virus Corona dalam media tertulis. (Dikerjakan dalam lembar Terpisah).
B.     Bagaimana harus menanggapi secara bijak saat ada stigma di masyarakat tentang virus corona ?

MATERI IPA COVID-19

Sabtu, 21 Maret 2020

| | | 1 komentar

PERTEMUAN KEDUA




A.    Latar Belakang COVID - 19

Sejak awal 2020, dunia digemparkan dengan sebuah virus yang menyerang pernapasan manusia dan dapat menyebabkan kematian. Virus yang dinamakan SARS-CoV-2 tersebut berasal dari Wuhan, China, dengan cepat menyebar ke berbagai belahan dunia.
Hingga Selasa (17/3/2020), jumlah kasus terinfeksi mencapai 183.202 orang di 162 negara, dengan angka kematian 7.177 orang dan total pasien sembuh sebanyak 79.905 orang. Di Indonesia sendiri, virus tersebut baru ditemukan pada awal Maret, hingga saat ini jumlah pasien positif terjangkit virus corona tercatat 172 kasus. Lalu, sebenarnya apa itu virus corona?

Virus corona atau coronavirus (CoV) merupakan keluarga virus yang menaungi virus SARS-CoV-2 yang terjadi saat ini, SARS-CoV pada 2002, dan MERS-CoV pada 2012. Kata corona sendiri diambil dari bahasa Latin yang berarti mahkota. Nama ini diberikan karena bentuk virus corona menyerupai mahkota. Sedangkan penyakit yang disebabkan terinfeksi SARS-CoV-2 disebut Covid-19, yang merupakan akronim dari coronavirus disease 19. 

B.     Bagaimana proses penyebaran Virus Corona?

Seringkali virus ini menyebar antara manusia ke manusia melalui tetesan cairan dari mulut dan hidung saat orang yang terinfeksi sedang batuk atau bersin, mirip dengan cara penularan penyakit flu. Tetes cairan dari mulut dan hidung pasien tersebut bisa jatuh dan tertinggal pada mulut dan hidung orang lain yang berada di dekatnya, bahkan dihisap dan terserap ke dalam paru-paru orang tersebut melalui hidungnya.

C.    Bagaimana gejala Covid-19?

Ciri-ciri virus corona hampir mirip dengan gejala flu, di antaranya: Demam tinggi lebih dari 38 derajat Celsius Batuk kering Lemas Sakit tenggorokan Sesak atau kesulitan bernapas Sakit kepala

- Untuk Ciri-ciri awal virus corona adalah:

1. Batuk
2. Letih
3. Sesak napas dan ngilu di seluruh tubuh
4. Secara umum merasa tidak enak badan

Terbaik Melawan Corona yang Harus Kita Semua Lakukan Namun, masa inkubasi virus ini sekitar 14 hari. Berarti, bisa jadi Anda memiliki virus tersebut hingga 14 hari sebelum Anda menyadari gejalanya. Jika Anda memiliki gejala seperti yang tercantum di atas dalam fase 14 hari, segera periksakan diri Anda.

https://www.kompas.com/sains/read/2020/03/17/183100523/serba-serbi-virus-corona-dari-ciri-ciri-bentuk-hingga-penyebarannya.
#Dengan perubahan

-          Gejala berat virus corona atau COVID-19

Gejala berat biasanya biasanya dialami pasien dengan daya tahan tubuh, berusia lanjut, atau punya penyakit sebelumnya misal hipertensi, diabetes, atau masalah jantung.
Kondisi gejala berat pada ciri-ciri virus corona ditandai kesulitan bernapas, mulai dari sesak hingga infeksi pneumonia. Dikutip dari Business Insider, berikut perkembangan ciri-ciri virus corona mulai ringan hingga berat.

1. Hari ke-1
Pasien infeksi COVID-19 mengalami demam, kelelahan, nyeri otot, batuk kering, berisiko diare serta mual yang terjadi satu dua hari sebelumnya

2. Hari ke-5
Pada tahap ini gejala berat ciri-ciri virus corona mulai dirasakan pasien, yaitu kesulitan bernapas. Apalagi pada pasien yang punya riwayat penyakit sebelumnya

3. Hari ke-7 dan ke-8
Dengan kondisi ciri-ciri virus corona yang makin buruk, pasien seharusnya mulai dirawat di rumah sakit. Sekitar 15 persen dari kasus infeksi virus corona, pasien mengalami gangguan pernapasan akut akibat cairan yang masuk ke paru-paru

4. Hari ke-10
Kasus infeksi virus corona mulai memasuki tahap berat, dengan pasien mulai masuk perawatan intensif atau ICU. Pasien dengan gejala berat biasanya merasakan sakit di bagian abdominal dan nafsu makan turun

5. Hari ke-17
Dengan perawatan intensif, sistem imun pasien biasanya makin baik untuk melawan infeksi COVID-19. Pasien mulai menunjukkan tanda-tanda perbaikan setelah dirawat 2,5 minggu.

D.    Pencegahan virus corona atau COVID-19
Infeksi virus corona atau COVID-19 hingga kini tidak punya pengobatan spesifik. Perawatan yang diberikan bertujuan memperbaiki daya tahan tubuh hingga mampu melawan infeksi virus.
Serangan virus corona atau COVID-19 yang bentuknya seperti mahkota ini bisa dicegah. Berikut tindakan preventif untuk melindungi diri dari COVID-19:

1. Sering cuci tangan
Cuci tangan dengan sabun dan air harus dilakukan minimal selama 20 detik. Jika tak ada air dan sabun bisa dengan hand sanitizer dengan kandungan alkohol minimal 60 persen, saat sebelum dan setelah beraktivitas.

2. Jangan menyentuh permukaan tempat umum
Usahakan tidak sembarangan menyentuh tombol lift, pegangan pintu, pegangan tangga atau eskalator. Jika harus menyentuh gunakan tisu atau lengan baju, dan segera cuci tangan setelahnya.

3. Hindari keramaian dan tidak sembarangan menyentuh wajah, hidung, serta mata
Infeksi virus corona atau COVID-19 mudah menyerang saat di keramaian. Karena itu, usahakan tidak berada di keramaian apalag dalam ruangan berventilasi buruk. Bila terpaksa berada di keramaian jangan sembarangan menyentuh wajah, hidung, dan mata, apalagi bila belum cuci tangan.

4. Rajin membersihkan rumah
Bersih-bersih rumah menjadi upaya lain mencegah kasus infeksi virus corona atau COVID-19. Jangan lupa gunakan cairan disinfektan untuk menjamin kebersihan rumah. Saat berada di luar rumah ada baiknya gunakan masker.


Latihan Soal :

1.      Carilah berbagai sumber belajar tentang Virus Corona, dapat bersumber dari guru atau hasil   browsing oleh siswa sendiri kemudian rangkum dalam bentuk tulisan tangan di kertas polio.
2.      Virus Corona merupakan satu jenis virus yang dapat menyebabkan penyakit dan sedang mewabah. Evaluasilah berdasarkan berbagai sumber belajar terkait dengan  :
a.       Latar Belakang mewabahnya virus corona,
…………………………………………………………………………………………..
…………………………………………………………………………………………..
……………………………………………………………………………………….….
b.      gejala terinfeksi  virus corona,
………………………………………………………………………………………….
………………………………………………………………………………………….
………………………………………………………………….………………………
c.       cara penyebaran Virus Corona,
………………………………………………………………………………………….
………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………
d.      pencegahan terhadap terjangkitnya Virus Corona
………………………………………………………………………………………….
………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………
e.       Cara penanganan 
………………………………………………………………………………………….
………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………

Followers